Kasus Covid-19 Kian Tinggi, Pemerinta Diminta Hati-hati Tetapkan PTM

  • Bagikan

Jakarta (SS) – Meningkatnya kasus Covid-19 dalam beberapa pekan terakhir membuat bed occupancy rate (BOR) di rumah sakit kian menipis. Bahkan, beberapa wilayah sudah menyatakan kehabisan ruang untuk para pasien Covid-19.

Melihat hal itu, Koordinator Nasional Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) Satriawan Salim mengingatkan agar pembukaan sekolah atau pembelajaran tatap muka (PTM) juga perlu mempertimbangkan ketersediaan BOR. Pasalnya, pembukaan sekolah ini berpotensi akan timbulnya kasus Covid-19.

“Bahkan kami dari P2G mengharapkan jika ingin membuka sekolah juga mesti mempertimbangkan BOR, jadi ada beberapa kabupaten dan kota yang kami lihat seperti Kota Bandung ya, kemudian Kudus, kemudian Medan dan beberapa daerah lain itu yang sangat tinggi, bahkan sudah mencapai 90-100 persen,” kata dia kepada JawaPos.com, Rabu (23/6).

Selain itu, perlu adanya pemetaan kondisi wilayah masing-masing dari kepala daerah. Karena berdasarkan sebaran Covid-19 dan berdasarkan kesiapan sekolah dalam memulai tetap muka, pemetaan ini mendesak untuk dilakukan guna menghindari penularan.

“Kalau saya rasa (yang perlu dilakukan pemetaan), daerah seperti yang ada di Pulau Jawa ya, semua provinsi yang ada di Pulau Jawa, kemudian beberapa provinsi di Sumatera, di Sulawesi itu juga sedang naik kasus covidnya,” tambahnya.

Pemerintah daerah (pemda) tidak perlu gegabah dalam membuka sekolah. Sebab, perhitungan yang matang menjadi modal awal untuk terselenggaranya pembelajaran tatap muka yang aman dan sehat.

“Jangan gegabah para kepala daerah termasuk khususnya kami meminta kepada para wali kota. Kami berharap di kota Medan, khususnya Kepala Daerah atau Wali kota Medan untuk meninjau ulang rencana membuka sekolah di kota Medan, karena kota Medan termasuk salah satu wilayah yang peningkatan kasusnya tinggi dan positifity rate masih tinggi,” pungkasnya.

Sumber: JawaPos.Com

banner 120x600
  • Bagikan