Kemenag Kota Tasik Dukung Penuh Program Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun

  • Bagikan

Kota Tasikmalaya – Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tasikmalaya, H. M. Ali Abdul Latief  menghadiri sekaligus memberikan sambutan dalam kegiatan rapat koordinasi lintas sektoral untuk membahas mengenai kesiapan pelaksanaan vaksinasi  anak usia 6-11 tahun, jum’at (7/1) bertempat di Aula Gedung Pertambangan (Bidang P2P Dinas Kesehatan) jl. Ir H. Djuanda Komplek Perkantoran Kota Tasikmalaya.

Pada kesempatan tersebut, hadir sejumlah Kepala Madrasah Ibtidaiyah dan Kepala Raudlatul Athfal se-Kota Tasikmalaya. Kepala Kantor sampaikan  dalam kesempatan tersebut  bahwa program pemerintah dalam upaya membentuk herd immunity bagi seluruh masyarakat di Indonesia telah dilakukan dengan berbagai bentuk. Baik itu melalui beberapa kebijakan terkait PPKM, vaksinasi yang menyisir sampai usia lansia dan himbauan untuk menerapkan protokl kesehatan

“Vaksinasi merupakan salah satu upaya untuk menambah kekebalan tubuh terhadap paparan virus Covid 19, sehingga harapannya output herd immunity masyarakat tercapai,” ujarnya.

Terkait dengan program pemerintah yang  akan memberikan  vaksinasi anak usia 6-11 tahun atas nama pribadi  dan institusi Kementerian Agama Kota Tasikmalaya menyatakan siap mendukung pelaksanaan vaksinasi booster dan vaksinasi tersebut. Ia menyatakan memberikan apresiasi penuh atas upaya pemerintah termasuk dalam hal ini Kementerian Kesehatan yang terus mensosialisasikan program vaksinasi dengan berkoordinasi salah satunya dengan kementerian Agama Kota Tasikmalaya.

“Perlu kita fahami bahwa program vaksinasi yang digulirkan pemerintah bukan hanya semata untuk memenui  capaian target tapi memang upaya untuk menyehatkan masyarakat,” ujarnya.

Ketika pemerintah mencanangkan program vaksinasi bagi usia 6-11 tahun ini artinya sudah aman dan bisa dilaksanakan. Kita sebagai perpanjangan tangan dari pemerintah perlu untuk mensukseskan program tersebut, langkah awal adalah dengan mensosialisasikan kepada orang tua siswa.

“ Akan tetapi kita harus berhati-hati dalam menyampaikan komunikasi publik tentang vaksinasi ini terutama karena masih banyak beredar informasi hoaks seputar vaksin”, ujarnya.

Di akhir sambutannya Kakankemenag berharap para Kepala MI dan RA dalam kurun waktu sepekan bisa memvalidasi data anak yang ada di madrasah dan RA masing – masing. Data tersebut segera diberikan kepada pihak dinkes sehingga bisa dilaksanakan langkah selanjutnya. (Yeni)

 

banner 120x600
  • Bagikan